Rabu, 08 Juli 2015

5 Langkah Mudah Jadi Motivator

1. Berguru kepada orang yang mau mendidik Anda

Dengan Berguru Membuat Anda Cepat Maju


Ini adalah cara tercepat yang saya tahu untuk Anda. Daripada Anda mencoba sendiri, lama dan habiskan tenaga. Namun jika kita berguru, maka semakin cepat sukses yang dituju. Saya bisa membuktikan teman-teman saya yang kesuksesan sebagai motivatornya cepat maju karena berguru. Anda Pak Aris Setyawan yang berguru langsung ke Pak Aris Ahmad Jaya, beliau ini adalah pendiri ABCO Training. Ada lagi Mas Ardi Gunawan dan Mas Wendy yang berguru kepada Ippho Santosa, beliau ini adalah motivator pakar otak kanan. Ada Pak Ridwan Mukri yang berguru kepada Ary Ginanjar, pendiri ESQ Leadership Center. Dan banyak lagi yang lainnya.

2. Banyak membaca buku

Membaca Adalah Kebiasaan Wajib Pembicara


Nah, buku-buku "Awaken The Giant Within" karya Anthony Robbin, "7 Habbit for Highly Effective" karya Steven Covey, buku "Rich Dad Poor Dad" karya Robertyo Kyosaki, "Financial Revolution" Tung Desem, "ESQ Way" Ary Ginanjar, "7 Keajaiban Rezeki" Ippho Santosa dan buku-buku yang lain, wajib Anda baca jika Anda ingin menjadi public speaker seperti motivator-motivator yang ada sebelumnya. Tanpa membaca buku, isi motivasi Anda akan kosong dan hampa. Buku-buku itu bisa menjadi referensi Anda. Karena sebenarnya tidak ada motivasi yang baru di dunia ini. Yang ada hanyalah kombinasi baru. Anda gabung saja ilmu beberapa motivator yang sudah tenar duluan, untuk Anda ramu menjadi metode Anda. Ini bisa menjadi percepatan untuk Anda sendiri punya materi yang powerfull, geuine, dan asli.

3. Mulai dari lingkungan terkecil

Mulai Praktek di Lingkuan Terkecil


Jangan takut untuk memulai karier motivator Anda walaupun level asrama kampus. Bahkan saya sendiri mengklaim sebagai motivator di asrama beasiswa saya, Etos Domper Dhuafa yang berpenghuni dua puluhan. Dan belum ada yang order. Namun saya terus buktikan bahwa saya bisa dan mampu mengisi training dengan peserta puluhan, ratusan, bahkan ribuan. Tercatat, saya pernah diundang di Pesta Sains Nasional IPB dengan peserta terbanyak 1.500 peserta. Wow! Jadi jangan lihat kecilnya dulu, terus buktikan diri, maka jumlah peserta Anda akan membesar sendiri.

4. Siap dibayar "2M"

"2M" bukan 2 Miliar


Nah, kesalahan fatal bagi motivator pemula adalah sudah menentukan tarif padahal nilai dirinya boleh jadi belum sepadan dengan jasa motivasinya. Apa yang harus dilakukan? Ya, setahun pertama, tirulah Bong Chandra, yang mengklaim diri motivator termuda se-Asia. Ya, setahun pertama bukan ngomongin duit dan bayaran. Apalagi tarif. Fokus ke pelayanan, fokus ke materi yang powerfull, dan terlebih lagi fokus kepada kepuasan pelanggan Anda. Relasi dan network adalah kata kunci di tahun pertama dan inilah pondasi dasar untuk Anda menjadi motivator besar selanjutnya. Nah, Anda pasti bertanya, apa itu "2M"? "2M" adalah singkatan, "Makasih Mas" saat Anda tidak dibayar..hehe...Bukannya Anda tidak dibayar, tapi Anda masih belajar.

5. Terus berinovasi

Inovasi atau Mati


Tidak ada yang mengalahkan asah gergaji kalao pake istilah Steven Covey. Atau Anthony Robbin menyebutnya continues improvement. Atau di Jepang dikasih nama Kaizen. Jika Anda ingin menjadi motivator kini dan nanti diundang terus di tahun-tahun berikutnya, Anda harus berani berinovasi, baik dalam penyampaian materi, isi materi, metode materinya dan semuanya. Dengan Anda melakukan inovasi, akan selalu ada yang baru dari motivasi Anda. So, jangan berhenti belajar yah...

Mr JOSS
Wakil Rektor Umar Usman Business School

Tidak ada komentar:

Posting Komentar