Rabu, 08 Juli 2015

Jadi Pembicara yang Berpengaruh

Di tulisan ini saya akan bongkar rahasia besar bagaimana menjadi pembicara yang berpengaruh. Siap?

Anda pasti pernah lihat pembicara, yang kadang bagi Anda merasa biasa, namun ada juga yang membuat merasa Anda tergugah, terkesima, bahkan terpesona. Berjam-jam pun Anda mengikuti seminarnya, Anda tidak merasa bosan, tidak mengantuk, bahkan makin semangat untuk mengikuti sampai akhir.

Kini, posisi Anda sebagai pembicara, apakah Anda mau menjadi pembicara seperti ini?

Atau malah Anda malah menjadi pembicara yang belum setengah jam acara, sedikit-sedikit peserta seminar Anda sudah bosan dan keluar dari tempat seminar. Entah sekadar ke kamar mandi, atau malah kabur keluar untuk ngobrol atau merokok.

Saya yakin, Anda bukan tipe seperti itu. Nah rahasianya, selain teknik public speaking Anda kuasai yang meliputi penguasaan materi, tools penunjang seminar Anda yang well prepared, dan juga jam terbang Anda yang sudah tinggi. Ini nih ada satu hal yang sering terlupa bahkan malas melakukannya.

Sehingga apa? Semua yang terencana baik jadi berantakan. Semula yang yakin jadi keragu-raguan. Semangat di awal kemudian mengendor dan jadi batal. Apa itu rahasianya?

Ternyata rahasia ini juga diaminkan motivator-motivator besar sebelum saja. Sebut saja Ary Ginanjar, Ippho Santosa, Jamil Azzaini dan motivator lain juga mengamini dan menganggukan kepala setuju.

Apa itu rahasianya?

Rahasia Tahajjud


Sholat tahajjud. Ya sholat tahajjud. Hal ini membuat suara Anda "diberatkan", "diwibawakan", "dibuat berpengaruh" oleh Allah SWT yang punya hak untuk menggenggam dan mengubah peserta seminar Anda.

Semakin Anda sering mengisi, semakin rajin tahajjudlah. Semakin jadwal banyak kosong melompong, lebih-lebih tahajjudlah. Karena bagi pembicara, job adalah rezeki. Tidak ada job ya, gimana mau dapat rezeki.

Tahajjud selain manjur menambah bobot suara lebih berwibawa, juga punya hubungan dengan rezeki. Apa itu? Tahajjud, tahu-tahu harta bersujud. Wah...dahsyat sekali ya...

Memang tahajjud itu sholat untuk menyembah Allah SWT, tapi fadhilahnya, efek sampingya, ya dua hal tadi. Yuk tahajjud....

Mr JOSS
Wakil Rektor Umar Usman Business School

Tidak ada komentar:

Posting Komentar