Tampilkan postingan dengan label training motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label training motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juli 2015

Saat Membahagiakan Orang Tua

Salah satu yang saya syukuri menjadi motivator, trainer dan public speaker adalah saat saya tampil di hadapan ratusan peserta dan ayah saya melihat dan mengamati saya dari belakang.

Saya merasakan betapa beliau bangga punya anak seperti saya. Bisa bermanfaat, bisa memotivasi, bisa membuat nangis ratusan peserta, bisa menggugah dan mengubah.

Pengalaman itu terjadi tepat tiga tahun saat saya menjalani profesi ini. Tempatnya di SMAN 67 Jakarta dan banyak guru-guru disana.

SMAN 67 punya cerita buat saya


Satu momen yang membuat saya terharu dan meneteskan air mata adalah, sengaja saya panggil ayah saya ke depan panggung dan saya katakan, "Terima kasih ayah sudah membesarkan saya hingga seperti ini."

Sontak semua meneteskan air mata.

Sekarang saya tantang Anda, apapun profesi Anda, buatlah bangga orang tua Anda. Ayah-ibu Anda...

Terus terang ibu saya sudah meninggal. Dan saya niatkan jika dalam training saya ada kebaikan, maka kebaikan tersebut saya persembahkan buat ibu saya yang meninggal. Saya ingin sekali jadi anak shaleh yang menjadi investasi mahal buat ibu saya di alam kekal.

Mr JOSS
Wakil Rektor Umar Usman Business School

Agar Anda Dibayar Mahal

Seringkali orang mengeluh kalau dibayar sedikit. Begitu juga sebaliknya, begitu girang tak karuan saat dibayar mahal. Apalagi Anda sebagai pembicara yang kadang ditanyain berapa tarifnya, berapa bayarnya, berapa investasinya.

Daripada Anda fokus bagaimana dibayar mahal, maka lebih fokus lagi bagaimana membuat Anda layak dan pantas dibayar mahal. Karena apa? Percuma saja Anda menarif diri Anda mahal tapi tidak ada klien yang menyanggupi. Lebih baik, apa yang mereka bayar sesuai dengan kapasitas kita, jam terbang kita, pengalaman kita, dan juga keahlian kita. Jadi adil dan menentramkan.

Ada saatnya kita tampil dibayar mahal. Namun jangan berhenti disini. Ada kalanya Anda juga harus mau menurunkan harga jika yang mengundang lembaga-lembaga nirlaba atau sosial. Kalau Anda tidak begini, Anda akan dirudung sial. Nah yang terakhir, yang guru saya ajarkan supaya kita nantinya bisa dibayar mahal dan fenomenal, maka kita juga harus berani dan memaksa diri mengisi yang sosial, alias tidak dibayar sama sekali.

Banyak motivator dan trainer besar yang saya jumpai, jadi besar juga karena harga sosial tadi. Dia mengisi di masjid, di gereja, tidak dibayar sama sekali, bahkan keluar biaya untuk transportasi. Tapi Allah SWT Maha Adil dan Maha Melihat itu semua.

Training Sosial di Masjid


Apa itu keadilannya?

Ya, tiba-tiba ada job training dari perusahaan-perusahaan besar, atau bank-bank besar, atau lembaga-lembaga besar. Dan itu mahal sekali kita dibayarnya.

Dari itu, wahai para trainer, wahai para motivator, wahai para pembicara, ikhlaskan, luangkan, berkorbanlah untuk kepentingan sosial-sosial Anda. Insyaallah Anda dijamin tidak sial dan akan ada perubahan rezeki Anda yang lebih fenomenal.

Mengerti?

Mr JOSS
Wakil Rektor Umar Usman Business School

Milliuner dari Trainer, Bisa?

Pertanyaannya sungguh menggelitik, namun itulah buku yang saya beli. Malah judulnya "Trainerpreneur : Rahasia Menjadi Trainer 1 Miliar". 

Trainerpreneur


Buku yang berharga puluhan ribu itu memang menceritakan kisah penulisnya yang sukses jadi miliarder dari bisnis jasa motivasi menjadi trainer. Bahkan beliau juga membuka kelas trainer sekitar 4 jutaan.

Bagi saya pribadi, sah-sah saja. Namun khusus buat Anda pembaca ini, jadilah trainer dan pembicara yang di-drive bukan karena uang, tapi karena Anda sedang berjuang.

Alhamdulillah nanti uang akan mengikuti Anda dan bisa lebih dari itu semua. Kekuatan kata-kata Anda sebagai pembicara dan sebagai public speaker harus Anda gunakan untuk mengubah dan merubah orang. Karena disitulah letak niat Anda.

Kalau niat Anda hanya untuk uang, Anda akan merasa kering dan hampa. Bahkan belibet dan materi yang Anda sampaikan tidak mengena.

Nah spesial di bulan ramadhan ini, saya akan berikan motivasi inti kenapa Anda menjadi pembicara sejati. Jadilah pembicara untuk mengikuti sunnah Nabi. Nabi punya empat sifat dan salah satunya adalah tabligh dan dalam bahasa kita adalah public speaking.

Maka kalau Anda niatkan untuk mengikuti sunnah, maka semua akan berkah dan pasti hasilnya berlimpah. Tidak hanya sekadar miliarder, triliyuner pun Anda bisa kalau Allah SWT melihat Anda layak dan pantas untuk mendapatkannya.

Jadi siap merubah niat Anda????

Mr JOSS
Wakil Rektor Umar Usman Business School

Rahasia Tidak Lelah

Motivasi Pesantren Ramadhan


Pernah saat di bulan Ramadhan, order job meningkat. Sehari bisa empat bahkan saya harus mengisi di berbagai tempat. Dua jam berdiri, ngomong, memotivasi, sampai saat sesi muhasabah yang membuat banyak peserta menangis tersedu-sedu. Lelah?

Belum lagi saat itu tidak ada mobil. Masih pakai sepeda motor kesana-kemari. Kadang harus pakai angkot kalau tidak mau capek diri. Jadinya naik satu angkot, oper lagi, oper lagi. Lelah?

Mengisi acara yang pesertanya 50 itu beda dengan pesertanya 100, apalagi 300 yang seringkali saat mengisi pesantren ramadhan seluruh siswa kelas 2 dikumpulin jadi satu di aula dan bisa sekitar 300 lebih. Sudah gitu sound system juga tidak memadai. Tapi tetap bisa teriak dan terdengar membahana disana-sini. Lelah?

Alhamdulillah, tidak lelah. Rahasianya adalah ikhlasnya niat kita saat menjadi public speaker, atau motivator, atau guru, atau penceramah untuk Ilahi. Berbagi untuk mengharap ridhoNya. Maka kekuatan kita pun akan dapat dariNya, maka segala kekurangan yang ada pada kita pun akan ditutupiNya.

Subhanalllah sekali ya....

Mr JOSS
Wakil Rektor Umar Usman Business School